Selasa, 03 November 2015

Permasalahan Kecelakaan Lalu Lintas di Kalimantan



Nama                     : Muhammad Zarkasyi Efendy
Program Studi       : Teknik Elektro
NIM                      : 04151035

Kalimantan, pulau dengan perkembangan yang pesat.Namun, Kalimantan mempunyai berbagai permasalahan yang sering kita jumpai di sekitar kita yaitu kecelakaan.Pada sektor ekonomi, yang membuat sebagian masyarakat berperilaku konsumtif.Perilaku ini membuat masyarakat membeli kendaraan yang digunakan hanya untuk satu orang penggunanya yang berpengaruh pada meningkatnya volume kendaraan pada jalan raya.Selain itu, banyak juga dari masyarakat luar pulau merantau ke Kalimantan.Hal ini mempunyai dampak terhadap peningkatan angka Kecelakaan Lalu Lintas.
Kecelakaan lalu lintas, misalnya di Kalimantan Tengah, dai data Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah Direktorat Lalu Lintas, pada kurun waktu 2010-2013,terdapat 6.872 kecelakaan yang terjadi.Kecelakaan yang terjadi di sekitar kita dapat diakibatkan oleh banyak sebab, misalnya adalah tidak mengindahkan rambu lalu lintas, faktor sarana dan prasarana yang kurang memadai, dan juga keegoisan pelaku jalan lalu lintas.
            Pelanggaran rambu lalu terjadi dikarenakan hal-hal seperti kemacetan, keinginan untuk mendahului kendaraan yang ada di depannya, terburu-buru dalam berkendara, tidak mengindahkan rambu jalan yang telah terpasang, maupun karena kurang mewaspadai daerah keadaan sekitar jalan, seperti langsung menyeberang jalan tanpa menyalakan lampu weser kiri maupun kanan.Faktor sarana dan prasarana yang kurang memadai, karena kebanyakan jalan di daerah Kalimantan masih kurang layak untuk dikatakan memenuhi standar, karena sering kita temukan jalanan yang hanya mempunyai 2 ruas, belum mempunyai jalan tol, walaupun saat ini sedang dalam proses pembangunan, selain itu, banyaknya lubang di tengah jalan, jalan yang bergelombang, tidak ada aturan tentang jalur kendaraan seperti kendaraan seperti truk melewati jalur khusus dikarenakan masih belum adanya jalur khusus, banyaknya tikungan yang tajam dikarenakan faktor alam.Keegoisan pelaku jalan lalu lintas terjadi karena mental dan aturan berpikir yang berbeda pada setiap orang.Kebanyakan orang masih berpikir bahwa orang membawa kendaraan tidak menantang apabila dengan kecepatan rendah,atau tidak jantan apabila membawa kendaraan dengan kecepatan rendah, keegoisan juga muncul karena masalah keuangan seperti kendaraan angkutan kota yang sering memberhentikan kendaraannya di pinggir sarana pendidikan, seperti dipinggir Sekolah, juga di tempat fasilitas umum yang sering terjadi  keramaian, seperti Masjid, pasar, tempat wisata dan lain-lain, selain itu, keegoisan disebabkan oleh faktor konsumtif, yaitu keinginan untuk memiliki kendaraan untuk setiap anggota keluarga yang bisa berkendara, atau lebih, yang dapat mempengaruhi memenuhnya jumlah kendaraan di jalan lalu lintas, sehingga apabila membawa kendaraan bermotor seperti roda empat  penumpangnya biasanya hanya satu orang.
Dari data maupun berita yang saya dapat dari penelusuran Google, sebagian besar yang merupakan korban dari berbagai pelanggaran macam lalu lintas, adalah para remaja, hal ini bisa disebabkan oleh faktor emosional para remaja yang tak ingin kalah pada kecepatan dalam berkendara, juga karena tidak ingin terlalu lama dalam perjalanan apabila terjadi kemacetan.Selain itu, permasalahan yang ada bahwa banyak anak diberikan oleh orang tua kendaraan karena faktor jarak sekolah yang jauh dan kesibukan orang tua, anak yang diberikan kendaraan juga tidak mempunyai Surat Izin Mengemudi (SIM), dan apabila ada yang mempuyai SIM, SIM didapatkan dengan cara ilegal seperti penyogokan dengan uang agar dapat diloloskan dalam pembuatannya.
Solusi dari permasalahan tersebut yang sudah dilakukan adalah sosialisasi oleh pihak polisi dan pembentukan gerakan pelopor keselamatan berlalu lintas, karena dengan begitu masayarakat akan mengerti apa dan bagaimana cara berkendara yang baik dan benar sehingga tercipta pola pikir yang benar dan tidak sembarangan atau egois dalam berkendara, dan pemberbaikan moral masing- masing karena faktor utama dari permasalahan ini adalah faktor keegoisan.Menurut saya agar permasalahan tersebut dapat dikurangi adalah dengan memulai menggunakan moda transportasi massa yang efektif dan efisien, seperti kendaraan angkutan kota, bis dan lain-lain, dengan cara itu dapat mengurangi volume kendaraan di Jalan raya sehingga kemungkinan untuk terjadi kecelakaan berupa tabrakan dapat dikurangi, dan memulai revitalisasi transportasi massa, sehingga masyarakat tertarik untuk menggunakan transpportasi massa.Selain itu dapat diberlakukan peraturan hukum yang dapat mengatur masyarakat, seperti melarang membawa kendaraan bermotor roda empat jenis mobil, membawa penumpang kurang dari seharusnya, karena sering kita jumpai pada jalan raya di Kalimantan bahwa bila macet, seringkali ditemukan kendaraan roda empat jenis mobil sering terisi hanya oleh satu orang sehingga tidak efektif.Juga peraturan yang menegaskan bahwa dilarang menggunakan oknum baik dalam proses pembuatan izin maupun dalam berkendara, karena hanya yang sesuai yang mendapat izin.Solusi seperti itu saya anggap dapat mengurangi persentasi kecelakaan dalam berlalu lintas.
Demikian pembahasan saya, jadi kecelakaan lalu lintas dapat disebabkan oleh berbagai hal yaitu tidak mengindahkan rambu lalu lintas, faktor sarana dan prasarana yang kurang memadai, dan juga keegoisan pelaku jalan lalu lintas.Kecelakaan didominasi oleh kalangan remaja.Cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi tingkat kecelakaan, adalah dengan sosialisasi , juga pemberbaikan moral, penggunaan moda transportasi massa, pemberlakuan hukum yang mengikat, dan penggunaan yang efektif pada kendaraan pribadi.